Minggu, 11 Oktober 2015

Ibunda

Matahari yang kemerahan di langit barat,
pucat pasi disapu awan kelabu,
akan hujankah malam mendatang
ataukah hanya mendung yang berkepanjangan
menemani jiwa di dalam perjalanan,
jiwa-jiwa merindukan ibunda


Maafkan Bunda
sampai saat ini kebaktianku hanyalah tak seberapa,
kasih sayangmu seluas samudra
sejuk bagai embun yang kau curahkan
hingga usiamu menjelang senja,
kau tetap teguh dan kokoh
dengan lisanmu yang fasih berseru Astaghfirullah Astaghfirullah.


Aku di antara buah hatimu
tenteram dalam pelukan kasihmu
aku di antara segala kekuranganku
jiwamu tak pernah menyesal sedikitpun.


Semoga Kau kan selalu bahagia
di saat buah hatimu menyentuhmu
dengan sebuah keharuman doa...

Ibunda
semoga kau selalu bahagia


(Date: Thu, 19 Nov 2009 22:28:27 +0700, created by muhammadsaroji.com)

Tidak ada komentar: