Jumat, 24 April 2015

Wahabi, Zionis, Takfiri dan Syi'ah

Tidak bisa dipungkiri 4 kata di atas menarik banyak orang untuk mempelajarinya.

Peristiwa Arab Spring yang membuat Libya, Iraq dan Syria luluh lantak,

mencengangkan banyak orang.





Awalnya orang percaya bahwa Arab spring adalah kebangkitan DEMOKRASI

di dunia Arab.

Dan dari awal pula saya mengatakan bahwa demokrasi hanya JARGON saja

untuk rencana besar.





Bagi sebagian orang, Arab Spring adalah kesempatan menegakkan SYARIAH

dan KHILAFAH





Dari awal juga saya katakan bahwa apakah mungkin menegakkan syariah

dan khilafah dengan Berjalan Beriringan bersama AS dan NATO.

Apalagi beberapa tokoh pendukung Zionis terlibat langsung turun ke

lapangan mengendalikan Arab Spring ini, seperti Bernard Henri-Levi,

Basma Kadmani, Jenderal Valley dan John Mc Cain. Belum lagi beberapa

senator AS yang turun ke Libya dan juga Cameroon serta Sarkozy datang

setelah Qaddafi berhasil mereka bunuh.





Yang menarik lagi adalah beberapa ulama sangat getol mendukung Arab

Spring ini, seperti Syaikh Yusuf Qaradawi dan Al Arifi.

Tapi tidak sedikit pula ulama yang mengingatkan akan terjadi konflik

internal umat Islam dan Arab Spring ini adalah permainan Zionis

seperti As Syahid Syaikh Said Ramadhan Al Buthi, Syaikh Nabil Naim (

petinggi Al Qaeda, satu generasi dengan Ayman Az Zawahiri yang

merupakan Amir Al Qaeda saat ini). Ramadhan Al Buthi harus meregang

nyawa diserang dengan bom bunuh diri saat mengajar di mesjid di

Damaskus Syria.





Dan selama Arab Spring ini, banyak berita-berita dan foto-fota palsu

dibuat untuk menjelekkan lawan.

Dan yg lebih parah kedua hal tersebut digunakan untuk menarik PBB

untuk memberikan Legitimasi penyerangan terhadap suatu negara seperti

yang terjadi di Afghanistan dengan 9/11 nya, Iraq dengan isu senjata

nuklir dan kimianya. Hal ini juga digunakan di Libya dan PBB

melegitimasinya.

Cuma di Syria yang tidak berhasil mereka gunakan apa yang disebut

Humanitarian Crises For War Conditioning.

Kenapa ?

Karena kedok mereka dibongkar banyak orang. Contoh yang paling

spektakular adalah Houla Massacre dan East Ghouta Chemical Weapon

Attack.





Yang paling berbahaya adalah permainan isu sektarian yang dimainkan

dalam Arab Spring ini yaitu konflik Sunni vs Syiah.





Di Syria dan Iraq serta Yaman hal ini menjadi barang dagangan yang

berbahaya yang telah menimbulkan korban ratusan ribu umat manusia.





Isu ini juga menjalar ke luar Timur Tengah termasuk ke Indonesia.

Tentu banyak orang akan berpikir, ada apa ini?

Sehingga orang mulai menggali-gali literatur.

Bertemulah istilah-istilah yang memang menarik banyak orang yaitu

WAHABI, TAKFIRI dan KHAWARIJ.



Wallahu'alam

(Joserizal Jurnalis)

Tidak ada komentar: