Rabu, 08 April 2015

Tegar Di JalanMu

Di jalanMu
tiada hendak aku melangkah
kecuali dengan hati tegar,
biarlah menjadi indah
biarlah perjuangan ini menjadi kemuliaan
menelusuri tebing-tebing tinggi
menyibak tirai kabut
di antara ranting-ranting yang kering.


Bukankah seharusnya malam ini aku terlelap bisa ?
Bisa..
bahkan bercumbu rayu atau bergulatan cinta
tetapi ketukan pintu memanggilku pelan
mengajakku berdamai dan bercerita
tentang sebagaian dunia yang hilang
karena kegagalan dan kelemahan
kebodohan dan keputusasaan.


Tegar
hanya itulah kata-kata yang dapat kusematkan,
menutup rasa rindu menanti keberhasilan yang tertunda.


Tegar
dan tabah
entah sampai kapan.


(Ditulis di Batang, Jawa Tengah)

Tidak ada komentar: