Senin, 15 Juni 2009

Biru

Dari jauh ku dengar kau bernyanyi..a...a...
debur ombak di pantai sesekali menelan suaramu
aku tak tahu apakah kau bernyanyi tentang kehidupan
karena kehidupan ini terlalu pahit untuk di nyanyikan.

Mestinya aku tergugah oleh merdunya suaramu
seperti kicau burung-burung kau merdu merayu
tapi itu senandung hanyalah alunan semu
kedamaian ku damba engkau tak tahu.

Dari jauh selalu ku dengar
kau bernyanyi...a....a...
tapi selalu debur ombak menelan suaramu
tapi aku tahu kau bersenandung tentang kehidupan
di mana yang sengsara tetap sengsara
yang tertindas makin tak berdaya.

Di mana ada kedamaian
bumi ini telah lama merdeka
sungguh pilu hati merasa
mengeluh di bumi persada nan hijau raya.

Ombak di pantai tetap menderu
dari jauh terbias warna biru
langkah kakiku makin jauh meninggalkanmu
meski kau tetap bernyanyi tiada jemu.

Aku tahu
tak sekedar nyanyian kau membaluti lukaku
tak sekedar air mata kau menghayati dukaku
apa yang selama ini aku dambakan
tak lain hanyalah kedamaian
hanyalah kedamaian,
itu saja.

Bogor
8 Juli 1997

--
Created By
Muhammad Saroji

Tidak ada komentar: