Rabu, 06 Mei 2009

Tegar

Gelora timbul tenggelam
antara mati suri dan mekar bersemi
kaki melangkah kadang tertusuk duri
berdarah dan perih sekali.

Pada sebuah cita-cita manusia menggantungkan harapan
berjuang dan berdoa makanan tiap hari
kemudian bila kegagalan datang
hidup seakan tak berarti lagi.

Jangan berputus asa
jangan pernah lelah berdoa
sabar itu tiada batas
berharap itu indah
dan tegar itu mulia.

Jadikan kegagalan sebagai obat
meski pahit tapi penuh hikmah
hidup ini siapa yang pegang
kalau bukan karena Allah bisa apa kita
kelemahan kita
itu kelebihan kita !

Tuhan,
campakkan putus asa ini
tampakkan mimpi ini
cengkramkan hati ini
jangan biarkan kalah
atau mengalah pada kehidupan hina ini
beri aku sujud
beri aku cinta
beri aku syukur
beri aku kasih sayang.





Tidak ada komentar: