Kamis, 14 Mei 2009

Drama Politik Yang Mengharukan



       
       Muhammad Saroji


Kali ini
apa yang tidak menjadi perhatian
dari kasus Antasari hingga kasak kusuk koalisi
kali ini
siapa yang tidak miris
ini partai-partai politik
membela negeri atau diri sendiri
hanya karena isu SBY melamar Budiono
bangunan koalisi kocar kacir
cemburu atau iri
demi negeri atau diri sendiri
melempar statemen jawa luar jawa
parpol atau sipil
islam atau nasionalis.


Aku hanya rakyat
hanya memandang dari jauh
aku juga nyonteng
karena aku bukan golput
aku juga punya harapan-harapan
karena cita-citaku banyak yang belum kesampaian
tapi aku jadi malu
partai dukunganku tidak menang
tapi partaiku juga ingin menikmati kekuasaan
karena itulah politik
seni dan budaya menggapai kekuasaan.


Tapi aku ngeri
banyak tokoh partai main jual beli
ada apa dengan partai ini
hanya karena tidak mendapat jatah kursi
ramai-ramai membuat koalisi
ramai-ramai pula membacakan petisi
agar aku dengar
agar aku kenal
agar aku mengerti


Sebenarnya ini cerita memilukan
dan bukan kisah memalukan
tapi lidah nuraniku memaksa mengeja mengharukan
ini drama politik mengharukan
karena kelak rakyat kecil akan di ninabobokan
dengan janji-janji dan program manis.


Siapa memilih siapa
berkuasa untuk apa
tapi aku tetap nyonteng
karena aku bukan golput
tapi rakyat kecil makin terharu
melihat para pembesar berebut kekuasaan
dan rakyat kecil tambah terharu
karena rakyat kecil laku diperjualbelikan.


Bekasi
14 Mei 2009
       
      

Tidak ada komentar: