Minggu, 10 Mei 2009

Dia


DIA

Dia bernyanyi tentang kelaparan
dia berpuisi tentang kemiskinan
dia berpantun tentang kebobrokan moral
dia bersyair tentang ketimpangan sosial
dia bercerita tentang penderitaan
tentang kesengsaraan
tentang peperangan
tentang perubahan besar.


Tapi yang lapar tetap lapar
mengais makanan di sepanjang tepian jalan
yang miskin tetap sengsara
yang menderita tetap nestapa
salah siapa dosa siapa.


Dia
kadang adalah diriku sendiri
...!!


Jakarta
19 Oktober 1994


Tidak ada komentar: