Jumat, 24 April 2009

Menyibak Gelapnya Malam

MENYIBAK GELAPNYA MALAM

Aku menyibak gelapnya malam
padahal begitu lelah aku menekuninya
ada setitik keraguan yang kemudian menyelinap
seakan diri ini tak berarti dan makin tak berdaya

Kalau tidak karena diri ini punya cinta
telah aku tinggalkan gelapnya malam ini
dengan mimpi-mimpi yang indah
dan kulalui cakrawala dengan segenap hayalku yang melambung tinggi
mencapai rinduku di ujung langit

Ternyata cinta mengalahkan segalanya
bisik rinduku melantun pelan
berhembus menelusuri gelapnya malam
lidah kelu melantun kata
dan firman-firman sucipun tersenandungkan
dari lorong-lorong kesunyian

Inilah cinta
inilah kerinduan
untukMU yang Agung dan Abadi

Tuhanku
jangan tinggalkan aku
dalam cinta dan kerinduan ini.

Jakarta 9 Maret 1992

Tidak ada komentar: