Kamis, 02 April 2009

Manusia Penuh Dengan Keajaiban

Assalamualaikum wr wb.

Ketika kita bernafas, tanpa disadari kita menghirup oksigen bercampur debu-debu halus yang bisa jadi mengandung virus beracun. Ketika kita menggunakan ponsel kesayangan kita, tanpa disadari gelombang-gelombang elektromagnetik berfrekwensi super tinggi bisa mengganggu saraf-saraf otak kita yang bisa berujung kematian. Dan tanpa kita sadari, setiap hari kita akrab dengan asap rokok dan asap kendaraan, menikmati lezatnya makanan instan bercampur natrium benzoat, mononatrium glutamat, tartrazine, formalin, borax dan sebagainya.
Tentu bila zat kimia kita konsumsi dengan takaran standar, akan relatif aman bagi kesehatan kita, namun bagi orang-orang tertentu yang mempunyai resistensi amat tinggi terhadap beberapa jenis makanan tentu akan berakibat pada gangguan kesehatan.

Pada orang-orang tertentu dianjurkan tidak memakai ponsel, karena gelombang seluler akan mengganggu saraf otak mereka, ini bersifat insidentil dan tak berlaku untuk semua orang.
Pada dasarnya manusia dikaruniai kekebalan alami oleh ALLAH SWT. Kita tidak pernah membandingkan kondisi paru-paru kita dengan pintu kaca atau ventilasi rumah kita yang tidak dibersihkan selama sebulan, akan tampak kotor berdebu, tapi kita bernafas setiap hari dengan menghirup udara segar atau udara
kotor sekalipun selama empat puluh tahun bahkan tujuh puluh tahun. Dan ketika hari ini kita merasa sehat wal afiat, itulah karunia yang kita terima karena kita adalah manusia yang penuh keajaiban.

Bersyukurlah,
beristighfarlah,
berfikirlah...

Tidak ada komentar: