Jumat, 10 April 2009

KHALWAT

KHALWAT


Ada sesal
sejenak Engkau tiba
terlanjur aku terpuruk bernama nafsu
Engkau memburunya
dikatakan , itu derita.


Prasangka bertahta
tak mungkin jua Engkau dapatkan aku
karena cinta itu terpetak-petak
terlanjur aku terpuruk di dalamnya
terlanjur kau tak kan dapat mencapaiku
untuk bersatu di dalamnya.


Mungkin ini awal
dihempaskannya aku dari kesucian sukma
dicampak jauh sukma itu
menjauhi badan.


Duh Gusti,
bukan Kau yang mesti memburuku
karena rasa cinta kasih Mu,
akulah yang mesti merindukanMu.


Duh Gusti,
beri aku waktu sedetik lagi
untuk mencampak prasangka di dada ini
biar cinta itu mengalir
mengalirkan air cinta sebening telaga
dari surga suciMu
dan kelak Kau katakan itu kebahagiaan.
Duh Gusti
inilah cintaku, yang tak terpetak-petakja
erpetaj.ka

Tidak ada komentar: