Selasa, 10 Maret 2009

Memahami Sifat Dasar Psikopat Pada Anak Sejak Dini

Masih ingat dengan Rian si pembunuh berdarah dingin asal jombang ?
Tentu kita masih ingat dan ngeri kalau menyaksikan pemaparan
kekejiannya yang ditayangkan di media masa. Kita hanya berharap tidak
ada lagi Rian Rian yang lain yang melakukan pembunuhan pembunuhan keji
di luar batas kemanusiaan. Sesungguhnya sosok Rian adalah fakta riil
dan hakiki tentang pembunuhan yang dilakukan seorang manusia secara
personal. Adakah pembunuhan keji di luar personal yang melibatkan
kelompok atau institusi ? Dalam makna kiasan tentu banyak pembunuhan
terjadi dilingkungan kita seperti pembunuhan karakter,pembunuhan
karir,pembunuhan kesempatan dan lain lain pembunuhan yang adakaitannya
menghilangkan nafas kehidupan dalam makna yang hakiki. Apa hubungannya
dengan psikopat dalam pembahasan kali ini ? Psikopat banyak orang
mengartikan sifat kejam seseorang diluar nalar kemanusian yang
Mengandung unsur unsur kekejian dan kengerian,namun menimbulkan efek
kesenangan dan kepuasan bagi pelakunya. Para ahli berpendapat bahwa
psikopat adalah bagian dari kelainan kejiwaan yang biasanya sudah
tumbuh sejak seseorang itu masih anak anak. Kita selaku orang tua
patut mempelajari dan mewaspadai gejala gejala dini pada anak anak
sebab dengan pengaruh dan faktor dari luar ini sifat akan tumbuh dan
berkembang seiring pertumbuhan sang anak menjadi dewasa. Banyak ciri
ciri dasar psikopat yang melekat pada anak anak,di antaranya adalah
sebagai berikut :

1 . Suka mengompol. Hampir semua anak kecil mengompol. Meski ini
adalah alami dan di luar kesadaran otak,ini adalah bentuk penolakan
dari norma agama maupun norma dalam masyarakat sebab menempatkan air
kencing yang kotor dan bau pada tempat yang seharusnya kita tidur
dengan tentram dan nyaman. Seberapa parah dan lama usia mengompol akan
mempengaruhi seberapa besar sifat psikopat pada diri anak setelah dewasa nanti.

2 . Suka bermain api. Seorang anak yang suka bermain api kemudian
menyulutkannya pada apa saja yang ada di sekelilingnya adalah sifat
dasar psikopat sejak dini. Dia tidak menyadari bahaya yang ditimbulkan
bila api membakar benda benda di sekelilingnya. Hal ini disebabkan
kontrol nalar yang belum sempurna.

3 . Suka membunuh hewan hewan kecil dengan cara menyiksa,mencabut
bulunya,memotong kakinya atau bagian bagian lain tanpa
berperikemanusiaan dan dia menikmati betul tiap bagian dari binatang korbannya.

4 . Tidak punya empati atau kasih sayang kepada teman teman sebayanya.
Seberapa besar sifat tidak empati terhadap orang lain akan memperbesar
sifat psikopat dia setelah besar nanti.

Itulah 4 garis besar sifat psikopat pada anak yang dapat kita kenali
secara dini. Kita sebagai orang tua patut mewaspadai sifat anak anak
kita dan bila Kita mendapatkan ke empat sifat itu ada pada anak anak
kita maka kita harus membimbing dan mengarahkan perilaku anak kita
pada norma dan agama sejak dini dan meminimalisir faktor faktor luar
yang menjadi perangsang berkembangnya sifat sifat psikopat.
Agak sulit memang menilai perilaku anak kita apakah menjurus pada
sifat psikopat sebab sifat psikopat kadang terpendam dan muncul secara
sporadis bila momentumnya memungkinkan. Pada akhirnya kitapun patut
instropeksi diri apakah kita juga terlepas dari sifat psikopat ? Kalau
kita tidak berempati/kasihan pada orang lain,senang orang lain
menderita,suka menjegal kanan kiri,menggunting dalam lipatan,melempar
batu sembunyi tangan,apapun kita baik pribadi atau bagian dari
institusi swasta atau pemerintahan,maka kita adalah seorang
psikopat,dan seberapa parah sifat psikopat itu melekat pada hati
kita,hanya kitalah yang tahu. (wallahu a'lam)

Tidak ada komentar: