Minggu, 15 Maret 2009

Bila Masalah Datang Bertubi-Tubi

Sudah menjadi garis kehidupan manusia di dunia bahwa manusia akan menjalani kehidupan dengan berbagai cobaan.
Cobaan pada manusia itu berupa kesenangan dan kesedihan, kekayaan dan
kemiskinan, kecerdasan dan kebodohan dan lain sebagainya.
Siapa yang lulus dalam menghadapi cobaan, dialah yang mampu mendudukkan setiap persoalan pada porsi dan tempat yang sebenarnya sesuai tuntunansyara'. Bagi yang kaya cobaannya adalah bagaimana membelanjakan kekayaannya pada jalan yang halal atau menunaikan kewajibannya terhadap kekayaannya dengan zakat, infaq, atau pergi haji misalnya.

Kalau semua ini dilakukan, maka si kaya ini dianggap lulus ujian.
Demikian juga dengan orang yang bodoh, ia diuji dengan kebodohannya agar dia mau belajar, bertanya pada orang pintar,membaca buku dan lain sebagainya. Kalau hal ini tidak dilakukan, maka diapun dianggap tidak
lulus ujian. Dia menyia-nyiakan umurnya untuk hal-hal yang tidak
bermanfaat.

Firman Allah dalam Al qur'an:

"Dialah (Allah) yang menjadikan kematian dan kehidupan agar ditunjukkan kepadamu siapa yang paling baik dalam
beramal".

Terkadang kita heran dan berputus asa mengapa justru kita sebagai orang beriman mengalami berbagai cobaan yang berat. Negeri kita juga banyak ditimpa masalah dari bencana alam, bencana kemanusiaan, maraknya peristiwa korupsi dan prostitusi dan lain sebagainya.
Kiranya kita sebagai pribadi dan sebagai warga negara hanya berharap dan berdoa semoga Allah SWT berkenan mengangkat seluruh bala dan bencana dan menggantinya menjadi rahmat yang penuh limpahan maghfiroh.

Kitapun harus pandai berintrospeksi diri karena bisa jadi musibah yang kita terima merupakan azab dari Allah karena kita mengingkari hukum-hukumnya yang termaktub dalam Al qur'an dan Sunah Nabinya baik secara pribadi maupun dalam kehidupan sehari-hari. Faktanya meski kita
adalah mayoritas beragama islam, tapi lebih memilih hukum buatan
manusia dalam mengatur tata kehidupan berbangsa dan bernegara, ini adalah kecelakaan sejarah terbesar dimana manusia mencampakkan hukum Tuhan sebagai pencipta alam semesta..!!

Tidak ada komentar: