Jumat, 27 Februari 2009

Kapan aku merdeka

Jiwa ragaku lelah
melangkah tak berdaya
berfikir tiada gairah
kepalaku pening
mataku berkunang kunang
sekujur badan dilanda demam
sedang hatiku menggigil kedinginan
kau bilang, kasihan.

Aku mencari jawaban, kapan aku merdeka
belenggu merangkul tanganku
beban berat bertumpuk di pundak
ketika hendak mencapai engkau
engkau kukuhkan benteng
ketika aku hendak naik ke puncak menara
engkau bilang,mungkinkah.......

Aku pasrah
agar batin ini tenang
meski duka menyelimuti badan
tapi keresahan itu datang
bagai gelombang dari lautan
yang berdebur penuh gelora
menghempas jiwa ragaku
hingga aku kalah
dan sia sia
engkau bilang, biarlah..

Duh Tuhan
kapan aku merdeka.

Karawang 29 juni 1992

Tidak ada komentar: