Kamis, 26 Februari 2009

Hasrat terpendam


Serupa angin
tak memberi belaian.

Engkau garang
membakar aku dalam cekam.

Hasratku terpendam
dayaku tak bersuara.

Aku melihat
engkau memalingkan muka.

Engkau menatapku
hanya mata kebimbangan.

Engkau dan aku
tak pernah membagi rasa.

Pemalang 18 januari 1991

Tidak ada komentar: